Masa Kanak Kanak Nabi Muhammad SAW

Islam

Pada suatu hari Muhammad pergi bersama saudara sesusuanya untuk menggembala kambing. Sesudah tiba di padang rumput yang lapang, di saat kambing-kambing sedang melahap rerumputan dan dedaunan, tiba-tiba datang dua orang berbaju putih bersih menghampirinya. Lalu, secepat kilat merebahkan Muhammad dan membelah dadanya. Menyaksikan kejadian itu, saudara sesusuan itu lari terbirit-birit. Diberitahukanya peristiwa yang dialami Muhammad kepada Halimah. Alangkah terperanjatnya Halimah mendengar berita itu. Secepat kilat dia memberitahukan peristiwa itu kepada suaminya dengan suara tergagap-gagap, dan lidahnya kelu. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan. Segeralah sang suami mengajaknya pergi untuk manyaksikan dengan mata kepalanya sendiri. Sesampainya di tanah lapang, dia melihat Muhammad dalam keadaan baik. Dengan hati gembira dia memeluk dan menciumnya seraya bertanya,

“Apakah ada yang terjadi adamu wahai anakku?”. Dengan tenang Muhammad menuturkan apa-apa yang baru dialaminya. “Ada dua orang berbaju putih bersih datang menghampiriku dengan membawa bejana emas berisi air es, lalu mereka merebahkan aku dan melakukan operasi kilat pada dadaku. Mereka memungut darah hitam legam dari perutku dan membuangnya, lalu mereka mengatakan kepadaku, ” Ini adalah tempat sarang setan”. Lalu mereka mencuci hatiku dan perutku dengan air es yang mereka bawa, lalu menutup kembali dadaku seperti semula. Mereka memeluk aku dan mencium dahi di antara kedua mataku. Setelah melakukanya dengan baik, mereka pergi jauh dan lenyap dari pandanganku”. Demikian tutur Muhammad.

Halimah benar-benar tercengang mendengarkan kisah ajaib yang baru saja dialami anak asuhnya itu. Tersiratlah dalam benaknya, bahwa anak ini akan berumur panjang dan kelak menjadi orang besar yang diidam-idamkan. Walaupun demikian dia selalu bimbang, takut jikalau suatu hari nanti Muhammad mengalami hal-hal yang tidak diinginkan. Siang malam dia senantiasa memperhatikan sepak terjang Muhammad, yang sudah dianggap anak kandungnya sendiri.Lambat laun dia merasa tidak mampu menjaga keselamatan anak ini. Lalu dia bersama suaminya sepakat untuk berangkat menuju Makkah, menyerahkan Muhammad ke pangkuan Aminah, ibu kandungnya tercinta.

About these ads

One thought on “Masa Kanak Kanak Nabi Muhammad SAW

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s